Halo, Sobat Tumbu!
Di tengah tuntutan pasar global yang makin memperhitungkan dampak sosial dan lingkungan dari sebuah bisnis, Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) bukan lagi eksklusif milik perusahaan besar. UMKM pun kini dituntut untuk mampu menceritakan kontribusinya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, tidak hanya kinerja finansialnya.

Sejak 2015, Perserikatan Bangsa-Bangsa telah meluncurkan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang mendorong seluruh aktor pembangunan — termasuk UMKM — untuk mendukung tujuan tersebut. Bisnis yang telah berpikir dan bertindak sejalan dengan prinsip ini dikenal sebagai Bisnis Lestari, sebuah label yang kini banyak dicari oleh lembaga donor global maupun korporasi besar sebagai mitra atau penerima dukungan.
Kami mengucapkan terima kasih kepada GRI (Global Reporting Initiative) yang telah mempercayakan project ini kepada Tumbu.co.id dan UKMIndonesia.id, untuk menghadirkan panduan menyusun Laporan Keberlanjutan yang mudah diakses dan dipraktikkan oleh pelaku UMKM Indonesia. Melalui rangkaian video tutorial ini, kami berharap dapat membuka lebih banyak jalan bagi UMKM untuk tumbuh berkelanjutan, sekaligus mendapatkan pengakuan yang layak atas kontribusi mereka.
Rangkaian video ini membahas empat pilar utama sesuai standar GRI: Ekonomi, Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola. Melalui studi kasus SEA-Blings Coffee — sebuah bisnis agregator kopi keluarga yang berhasil menyusun Laporan Keberlanjutan dari nol — pelaku UMKM dapat mempelajari langkah demi langkah, mulai dari menyusun profil bisnis, strategi keberlanjutan, hingga melaporkan kinerja ekonomi secara transparan.

Yuk simak video tutorialnya untuk pahami esensi Laporan Keberlanjutan bagi UMKM di sini: https://s.id/kursus-sr
Serta plajari cara mengerjakan laporannya menggunakan template gratis yang telah disediakan: http://s.id/template-sr-umkm
Yuk terus tumbuhkan bisnis kamu dengan miliki Laporan Keberlanjutan agar makin dipercaya oleh pihak lain. Semangat Lestari!
Yuk Kita Tumbuh!
