Literasi Keuangan untuk 200 Pelaku Usaha di Medan: Sinergi Penguatan Ekosistem UMKM Inklusif Kolaborasi Kementerian UMKM dan Tumbu

Senin, 13 April 2026 • 6 min read

Literasi Keuangan untuk 200 Pelaku Usaha di Medan: Sinergi Penguatan Ekosistem UMKM Inklusif Kolaborasi Kementerian UMKM dan Tumbu

Semangat belajar tidak mengenal bulan. Bahkan di tengah Ramadan, sebanyak 200 pelaku usaha mikro di Medan, Sumatera Utara, memilih hadir penuh dalam Workshop Sinergi Penguatan Ekosistem UMKM Inklusif yang diselenggarakan oleh Kementerian UMKM pada 11 Maret 2026. Tumbu dan UKMIndonesia.id hadir sebagai mitra penyedia fasilitator dan trainer, membawakan materi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata para pelaku usaha di lapangan.

Kegiatan non-rutin ini melibatkan dua kelompok peserta sekaligus: mitra binaan Baznas dan mitra binaan PNM—sebuah format kolaborasi yang mencerminkan luasnya ekosistem pendampingan UMKM inklusif yang tengah dibangun bersama.


Satu Masalah yang Sama: Keuangan yang Belum Tertata

Materi utama dibawakan oleh Kak Imam Syafii dengan tema pengelolaan keuangan rumah tangga—sebuah topik yang terdengar sederhana, namun ternyata menyentuh titik paling nyata dalam keseharian para peserta. Beliau didampingi Kak Gemma H. Tiftazani sebagai fasilitator yang memandu sesi praktik langsung, serta Kak Dina Ediwani sebagai fasilitator yang juga turut memastikan 200 peserta dapat terlibat aktif sepanjang kegiatan.

Di sesi praktik inilah percakapan menjadi hidup. Peserta mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mencerminkan kebutuhan mereka yang sesungguhnya: “bagaimana cara memisahkan keuangan usaha dari keuangan rumah tangga secara praktis? Hingga investasi seperti apa yang cocok untuk ibu rumah tangga yang juga pelaku usaha?”

Pertanyaan-pertanyaan ini bukan sekadar rasa ingin tahu—melainkan sinyal bahwa literasi keuangan dasar masih menjadi kebutuhan yang sangat relevan dan mendesak di kalangan UMKM.


Ramadan Tidak Menyurutkan Semangat—Meski Sedikit Mempercepat Langkah Pulang

Jujur saja, kegiatan di bulan Ramadan punya tantangannya sendiri. Sebagian peserta adalah penjual makanan dan minuman untuk berbuka—artinya, menjelang sore, pikiran mereka sudah mulai terbagi antara menyerap materi dan mempersiapkan dagangan. Ada pula yang harus segera pulang untuk memasak buka puasa bagi keluarganya di rumah.

Namun justru di sinilah letak keistimewaan kegiatan ini: meski kondisi di penghujung acara tidak sepenuhnya kondusif, mayoritas peserta tetap bertahan dan aktif hingga sesi berakhir. Mereka tahu waktu mereka terbatas hari itu—dan mereka tetap memilih hadir.

Kapasitas ruangan yang menampung 200 orang sekaligus memang menjadi catatan tersendiri. Suasana yang padat tidak menyurutkan antusiasme, namun menjadi pengingat bahwa ke depan, pembatasan kapasitas per sesi perlu dipertimbangkan agar kualitas interaksi dan penyerapan materi dapat lebih optimal.


Dari Dua Komunitas, Satu Tujuan

Salah satu hal yang menarik dari kegiatan ini adalah komposisi pesertanya yang berasal dari dua ekosistem berbeda—mitra Baznas dan mitra PNM—yang disatukan dalam satu ruang belajar. Format ini terbukti efektif memperluas jangkauan program, sekaligus membuka ruang bagi kedua komunitas untuk saling mengenal dan belajar bersama.

Sebagai tindak lanjut, peserta terpilih akan terus didampingi melalui grup komunikasi yang telah dibentuk, dengan proses follow-up yang dikoordinasikan oleh tim Kementerian UMKM bersama mitra terkait.


Menuju Ekosistem UMKM yang Benar-Benar Inklusif

Kegiatan di Medan ini menegaskan satu hal yang kami yakini sejak awal: bahwa pemberdayaan UMKM yang bermakna harus dimulai dari hal yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari pelakunya. Bukan hanya strategi pemasaran atau permodalan—tapi pemahaman tentang bagaimana uang bergerak dalam rumah tangga mereka sendiri.

Dalam paket layanan, Tumbu menawarkan paket pelatihan kewirausahaan terpadu (One-Day Full Package) yang mencakup:

  • Mindset & Motivation Building
  • Literasi Keuangan Dasar untuk Usaha Mikro
  • Digital Marketing Dasar
  • Business Planning Sederhana

Pelatihan dirancang agar mudah dipahami dan langsung dapat diimplementasikan—baik untuk usaha yang baru merintis maupun yang siap naik kelas. Untuk informasi atau kerja sama pelatihan:

WhatsApp: bit.ly/chatbotjagowan  | Email: info@tumbu.co.id

Salam Kolaborasi!

#YukKitaTumbuh #TahuDanMampuBarengTumbu

Tag:

Pendampingan UMKM Workshop UMKM Literasi Keuangan